Daun Jendela (Puisi)

Daun Jendela

Oleh: Trio Agustin

 

Ketika ku melihatmu dibalik sekat daun jendela

Kacanya begitu kusam

Debu itu mengalihkan pandanganku yang menggebu-nggebu

Mengintip dari luar, lewat celah lubang ketidakmampuan

Ku usap debu itu, lahirlah secercah pandangan menyejukan


Rasa bersalah menghantuiku ketika melihatmu menangis atas penyelasan

Karena sebuah keadaan yang memang sudah direncanakan

Andaikan tak ada jendela maka aku usap mutiara

Agar tak jatuh kemana-mana

Berharap daun jendela bisa menyampaikan pesanku


Apalah daya engkau hanya daun jendela yang tak kemana

Begitupun aku yang hanya dibalik jendela

Yang melihat kesedihan tapi tak bisa berkuasa

Menyaksikan Tuhan yang Perkasa yang mengabulkan segala doa


Gombong, 2020

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.